Potrerbekasi.com | Jakarta - Polda Metro Jaya melalui Direktorat Samapta membuka dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi 380 warga yang terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026).
Selain membantu proses penanganan
kebakaran, personel Dit Samapta juga memberikan pelayanan kepada warga yang berada di lokasi pengungsian.
Sejak pagi, personel kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran berada di lokasi untuk membantu proses penanganan. Petugas melakukan pengamanan area, mencegah masyarakat memasuki lokasi yang masih berisiko, serta membantu petugas Damkar selama proses pemadaman hingga tahap pendinginan.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut berdampak pada 20 rumah tinggal dan 95 kamar kontrakan. Dalam peristiwa itu, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Setelah api berhasil dipadamkan, perhatian kemudian diarahkan pada kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Dapur lapangan mulai digelar Dit Samapta pada pukul 16.00 WIB
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, pelayanan kepada warga menjadi bagian dari penanganan setelah kebakaran.
"Setelah penanganan kebakaran, perhatian kami lanjutkan kepada warga yang terdampak. Personel menyiapkan dapur lapangan agar kebutuhan makanan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi. Kami ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan," ujar Wahyu.
Personel Dit Samapta bersama unsur terkait masih melakukan penyiapan sekaligus pendistribusian makanan kepada warga di pengungsian.
Pelayanan dilakukan secara terkoordinasi dengan tetap memperhatikan keamanan di sekitar lokasi. Di sisi lain, petugas Damkar masih memastikan proses pendinginan berjalan dengan baik.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Kampung Muka.
Menurutnya, kehadiran kepolisian dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga bantuan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.
"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, rasa aman, serta kebutuhan dasar selama berada di pengungsian. Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk membantu warga sampai situasi kembali pulih," kata Budi.

